Imunisasi: Hak Anak untuk Sehat Cegah PTM dengan Rutin Cek Kesehatan Imunisasi Measles Rubella Lindungi Anak Kita Ini Rencana Pelaksanaan 3 Vaksinasi Baru untuk Lengkapi Imunisasi Dasar Kemenkes, KPK, BPJS Bentuk Tim Bersama untuk Cegah Kecurangan dalam JKN Peran Lintas Sektor Dalam Memaksimalkan Akreditasi Puskesmas 3 Contoh Inovasi Kegiatan Dalam Upaya Kesehatan Masyarakat Cara Strategis Identifikasi Kebutuhan Dan Harapan Masyarakat Perbaiki Gizi Bumil, Balita dan Anak dengan PMT 120 PTT Kesehatan Tulang Bawang Terima SK CPNSD
Gambar Tidak DitemukanGambar Tidak DitemukanGambar Tidak DitemukanGambar Tidak Ditemukan

Jadwal UKP

  • Klinik Umum
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07:30 - 15:00
  • Klinik Penyakit Tidak Menular ( PTM )
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07:30 - 15:00
  • Klinik Gigi
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07:30 - 15:00
  • Klinik Keluarga Berencana ( KB )
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07.30 s/d 15.00
  • Klinik Konsultasi Gizi
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07:30 - 15:00
  • Klinik TB dan Kusta
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07:30 - 15:00
  • Klinik Practical Approach To Lung Health (PAL )
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07:30 - 15:00
  • Pemeriksaan Laboratorium
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at, Sabtu, Minggu
    07:30 - 21:00
  • Pemeriksaan EKG
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07:30 - 15:00
  • USG Kehamilan
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07.00 - 18.00
  • Klinik Sanitasi
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07.30 s/d 16.00
  • Klinik TB
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07.30 s/d 16.00
  • POLI RUJUKAN
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at
    07.30 s/d 14.00
  • UGD 24 Jam
    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at, Sabtu, Minggu
    24 Jam

Jadwal UKM

  • Senam Lansia Tiap Hari Selasa
  • Senam Hamil Tiap hari Selasa
Diposting oleh : Administrator | 04 April 2017 | Kategori: Akriditasi | 5245


Sebagaimana kita ketahui, saat ini sudah terbit Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Dalam latar belakang Permenkes ini antara lain disebutkan bahwa untuk melaksanakan upaya kesehatan baik upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama dibutuhkan manajemen Puskesmas yang dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan agar menghasilkan kinerja Puskesmas yang efektif dan efisien.

Beberapa dasar hukum yang mendasari Permenkes 44 tahun 2016, antara lain:

 
  1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
  2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan
  3. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional
  4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
  5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 64 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan

Selanjutnya pada lampiran Permenkes beberapa hal dijelaskan antara lain, bahwa sesuai  Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat dinyatakan bahwa Puskesmas berfungsi menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) tingkat pertama.

Agar Puskesmas dapat mengelola upaya kesehatan dengan baik dan berkesinambungan dalam mencapai tujuannya, maka Puskesmas harus menyusun rencana kegiatan untuk periode 5 (lima) tahunan yang selanjutnya akan dirinci lagi ke dalam rencana tahunan Puskesmas sesuai siklus perencanaan anggaran daerah.

Semua rencana kegiatan baik 5 (lima) tahunan maupun rencana tahunan, selain mengacu pada kebijakan pembangunan kesehatan kabupaten/kota harus juga disusun berdasarkan pada hasil analisis situasi saat itu (evidence based) dan prediksi kedepan yang mungkin terjadi. Proses selanjutnya adalah penggerakan dan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana kegiatan/program yang disusun, kemudian melakukan pengawasan dan pengendalian diikuti dengan upaya-upaya perbaikan dan peningkatan (Corrective Action) dan diakhiri dengan pelaksanaan penilaian hasil kegiatan melalui penilaian kinerja Puskesmas.

Pada dasarnya, jika kita tarik kebelakang, bahwa pemahaman akan pentingnya manajemen Puskesmas, telah diperkenalkan sejak tahun 1980, dengan disusunnya buku-buku pedoman manajemen Puskesmas, seperti antara lain  :

  1. Paket Lokakarya Mini Puskesmas (tahun 1982);
  2. Pedoman Stratifikasi Puskesmas (tahun 1984) ;
  3. Pedoman Microplanning Puskesmas (tahun 1986).
  4. Paket Lokakarya Mini Puskesmas direvisi menjadi Pedoman Lokakarya Mini Puskesmas (tahun 1988), dengan penambahan materi penggalangan kerjasama tim Puskesmas dan lintas sektor, serta rapat bulanan Puskesmas dan triwulanan lintas sektor.
  5. Pedoman Lokakarya Mini dilengkapi cara pemantauan pelaksanaan dan hasil-hasil kegiatan dengan menggunakan instrument Pemantauan Wilayah Setempat (PWS), pada tahun 1993,.

Pedoman Stratifikasi Puskesmas (tahun 1984), digunakan sebagai acuan Puskesmas dan dinas kesehatan kabupaten/kota, untuk dapat meningkatan peran dan fungsinya dalam pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Sementara pedoman Microplanning Puskesmas (tahun 1986), digunakan untuk acuan menyusun rencana 5 (lima) tahun Puskesmas, yang diprioritaskan untuk mendukung pencapaian target lima program Keluarga Berencana (KB)-Kesehatan Terpadu, yang terdiri atas Kesehatan Ibu Anak (KIA), KB, gizi, imunisasi dan diare.

Dengan adanya perubahan kebijakan dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, diantaranya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014, Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga yang berbasis siklus kehidupan, Sustainable Development Goals (SDG’s), dan dinamika permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat, maka pedoman manajemen Puskesmas perlu disesuaikan dengan perubahan yang ada. Melalui pola penerapan manajemen Puskesmas yang baik dan benar oleh seluruh Puskesmas di Indonesia, maka tujuan akhir pembangunan jangka panjang bidang kesehatan yaitu masyarakat Indonesia yang sehat mandiri secara berkeadilan, dipastikan akan dapat diwujudkan.

Pedoman Manajemen Puskesmas diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada kepala, penanggungjawab upaya kesehatan dan staf Puskesmas di dalam pengelolaan sumber daya dan upaya Puskesmas agar dapat terlaksana secara maksimal. Pedoman Manajemen Puskesmas ini juga dapat dimanfaatkan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota, dalam rangka pelaksanaan pembinaan dan bimbingan teknis manajemen kepada Puskesmas secara berjenjang.

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, disebutkan bahwa Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan diwilayah kerjanya dan berfungsi menyelenggarakan UKM dan UKP tingkat pertama diwilayah kerjanya. Puskesmas dalam Sistem Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota, merupakan bagian dari dinas kesehatan kabupaten/kota sebagai UPTD dinas kesehatan kabupaten/kota. Oleh sebab itu, Puskesmas melaksanakan tugas dinas kesehatan kabupaten/kota yang dilimpahkan kepadanya, antara lain kegiatan dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Kabupaten/kota dan upaya kesehatan yang secara spesifik dibutuhkan masyarakat setempat (local specific).

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Puskesmas tersebut, Puskesmas harus melaksanakan manajemen Puskesmas secara efektif dan efisien. Siklus manajemen Puskesmas yang berkualitas merupakan rangkaian kegiatan rutin berkesinambungan, yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan berbagai upaya kesehatan secara bermutu, yang harus selalu dipantau secara berkala dan teratur, diawasi dan dikendalikan sepanjang waktu, agar kinerjanya dapat diperbaiki dan ditingkatkan dalam satu siklus “Plan-Do-Check-Action (P-D-C-A)”.

Siklus Manajemen Puskesmas (sumber Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas)

Siklus Manajemen Puskesmas (sumber Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas)

Contoh tahapan kegiatan siklus manajemen Puskesmas (contoh untuk siklus tahun 2015, 2016, dan 2017), sebagai berikut:

  1. Evaluasi kinerja Puskesmas tahun 2015 melalui Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP), dilaksanakan pada Desember 2015
  2. Persiapan penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) tahun 2016 berdasarkan Rencana Usulan Kegiatan (RUK) yang telah disetujui dan dibandingkan dengan hasil kinerja Puskesmas tahun 2015, dilaksanakan pada Desember 2015
  3. Analisa situasi dan pelaksanaan Survei Mawas Diri (SMD), Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) sebagai bahan penyusunan RUK tahun 2017 dan Rencana lima tahunan periode 2017 s.d 2021, dengan pendekatan Top-Down dan Bottom-Up, dilaksanakan pada Minggu Kedua Januari 2016
  4. Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan Pertama, dilaksanakan pada Awal Januari 2016, Minggu keempat Januari 2016
  5. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), dilaksanakan pada Awal Minggu pertama Februari 2016
  6. Lokmin Bulanan Kedua, dilaksanakan Awal Minggu pertama Februari 2016
  7. Lokmin Triwulan Pertama, dilaksanakan pada Akhir Minggu Pertama Februari 2016
  8. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangmat), dilaksanakan pada Minggu kedua Februari 2016
  9. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten/Kota (Musrenbangkab/kota), dilaksanakan pada Maret 2016

Pedoman manajemen Puskesmas ini harus menjadi acuan (pasal 1), khususnya bagi Puskesmas dalam:

  1. Menyusun rencana 5 (lima) tahunan yang kemudian dirinci kedalam rencana tahunan;
  2. Menggerakan pelaksanaan upaya kesehatan secara efesien dan efektif;
  3. Melaksanakan pengawasan, pengendalian dan penilaian kinerja puskesmas;
  4. Mengelola sumber daya secara efisien dan efektif; dan
  5. Menerapkan pola kepemimpinan yang tepat dalam menggerakkan,     memotivasi, dan membangun budaya kerja yang baik serta bertanggung jawab untuk meningkatkan mutu dan kinerjanya.

Sedangkan bagi Dinas kesehatan kabupaten/kota dapat menjadi acuan dalam melaksanakan pembinaan dan bimbingan teknis manajemen Puskesmas.

Download Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas DISINI

Refference, antara lain : Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas



    Artikel Tentang Kegunaan Teripang Emas
    Pada : 04 Desember 2017 - 11:37:29 WIB
    terimakasih atas informasinya
    Obat Asma Tradisional Manjur
    Pada : 06 Januari 2018 - 15:10:35 WIB
    Obat Batuk Untuk Ibu Hamil Yang Aman
    Pada : 06 Januari 2018 - 15:12:05 WIB

    Sudah banyak web yang saya baca dan saya amati,tapi tidak semua web dapat membuat saya terkagum kagum seperti memebaca berita dari website anda
    Bahan Alami Menghilangkan Luka Terkena Minyak Panas
    Pada : 06 Januari 2018 - 15:14:43 WIB
    Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak admin website yang saya baca ini,karena di dalam website ini saya banyak mengetahui informasi informasi yang saya tidak ketahui sebelum nya

    https://goo.gl/6hDP6h | https://goo.gl/p98kMR | https://goo.gl/rKkt6m | https://goo.gl/wtAL6Z | https://goo.gl/tfWgr2 | https://goo.gl/DgTE2t | https://goo.gl/K8nuSL | https://goo.gl/KWkibF | https://goo.gl/DwygVt | https://goo.gl/Uonuhg | https://goo.gl/nRosBr
    Cara Mengatasi Sembelit Saat Anda Sedang Hamil
    Pada : 06 Januari 2018 - 15:24:04 WIB
    Hormati setiap impian yang kamu miliki.Karna dari sanalah akan terbentuk semangat untuk mewujudkan impian menjad kenyataan

    https://goo.gl/Lk9tqG | https://goo.gl/MtqrkT | https://goo.gl/nzobXa | https://goo.gl/tSfRbA | https://goo.gl/QjuCC8 | https://goo.gl/wBSqXS | https://goo.gl/ETHCXm | https://goo.gl/NBL1Cp | https://goo.gl/z6aiVW
    Nama
    Website
    Komentar
     
     
     
    • Kelas Maternal adalah sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil berbentuk tatap

    • Ambulan Puskesmas Gedung Karya Jitu memberikan fasilitas ambulan (beserta pengemudi) bagi transport

    • Farmasi Demi kenyamanan setiap pasien Gedung Karya Jitu, kami memberikan pelayanan penyediaan obat

    • Laboratorium melayani uji klinis yang diperlukan oleh pasien Puskesmas Gedung Karya Jitu sesuai rujukan

    • Instalasi Gawat Darurat - Penanganan awal yang baik memberikan harapan penyembuhan yang lebih besar

    Hari Kerja
    Datang
    Pulang
    Rawat Inap
    Senin-Kamis
    07:30
    14:00
    24 Jam
    Jum'at
    07:30
    11:30
    24 Jam
    Sabtu
    07:30
    13:00
    24 Jam
    Agenda : 28 Oktober 2017 - 01 November 2017
    Pengumpulan Data Foto
    Agenda : 13 Agustus 2017 - 16 Agustus 2017
    Koordinasi Kepala Puskesmas (Nusantara Sehat)
    Agenda : 07 Juni 2017 - 07 Juni 2017
    Rakor "Puskesmas" Gedung Karya Jitu Bulan Juni
    Agenda : 15 Mei 2017 - 15 Mei 2017
    Pertemuan Revisi MTBS/SDIDTK
    Agenda : 15 Mei 2017 - 16 Mei 2017
    Pertemuan Kohort Ibu & Anak
    Agenda : 15 Mei 2017 - 18 Mei 2017
    Pertemuan Pelatihan Keluarga Sehat (KS)

    356159

    Pengunjung hari ini 22
    Total pengunjung 83867
    Hits hari ini 50
    Total Hits 356159